Beranda Khazanah Kota RAFI WIBISONO SIAP PIMPIN KONI SIDOARJO MENUJU JUARA JATIM
Khazanah Kota

RAFI WIBISONO SIAP PIMPIN KONI SIDOARJO MENUJU JUARA JATIM

uzi 13 September 2026, 17:28 WIB 3 mnt baca 9 dibaca
Ketua Umum KONI Sidoarjo Rafi Wibisono menerima bendera panji KONI dari Ketua Umum KONI Jawa Timur M. Nabil. (Foto: Rahayu/Kominfo Sidoarjo)
Ketua Umum KONI Sidoarjo Rafi Wibisono menerima bendera panji KONI dari Ketua Umum KONI Jawa Timur M. Nabil. (Foto: Rahayu/Kominfo Sidoarjo)
Bagikan:
SUARA SIDOARJO - Pengurus Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Sidoarjo periode 2025-2029 menjalani prosesi pengukuhan di Pendopo Delta Wibawa pada Minggu (13/9/2026). Disaksikan oleh Bupati Sidoarjo Subandi, Ketua Umum KONI Sidoarjo terpilih M. Rafi Wibisono resmi dikukuhkan oleh Ketua Umum KONI Jawa Timur Muhammad Nabil. 
Sebagai Dewan Pelindung, Bupati Subandi meminta pengurus KONI Sidoarjo yang baru dilantik agar senantiasa menjaga amanah serta tidak mengecewakan para atlet kebanggaan Sidoarjo. Kabupaten Sidoarjo merupakan sentra pengembangan atlet berbakat. Tantangan ke depan akan semakin besar seiring dengan proses seleksi atlet yang terus berjalan.

"Sidoarjo memiliki banyak atlet berbakat sehingga generasi muda diharapkan mampu mengoptimalkan potensi tersebut menjadi aset daerah yang unggul demi mengharumkan nama Sidoarjo," ujarnya.

Subandi menambahkan, pemerintah akan terus memberikan dukungan sistem bagi KONI Sidoarjo. Namun, dukungan itu perlu diimbangi dengan komitmen generasi muda yang tangguh, cerdas, dan pekerja keras guna membawa perubahan positif bagi KONI Sidoarjo. Lebih-lebih saat ini merupakan masa persiapan Porprov. Perlu dipersiapkan langkah strategis dalam mempersiapkan para atlet untuk dapat meraih dan mempertahankan gelar juara.

"Keberhasilan akan tercapai melalui kolaborasi strategis. Pemberian dukungan yang saling berkelanjutan serta sinergi yang solid antara pemerintah, sektor swasta, dan pengurus KONI," tegas Subandi. 

Ketua Umum KONI Sidoarjo (2025-2029)  Muhammad Rafi Wibisono menyampaikan, proses untuk bisa menjadi Ketua Umum KONI Sidoarjo bukanlah hal yang mudah. Ada beberapa tahapan yang harus dilalui hingga bisa sampai pada tahap terpilih sebagai Ketua Umum KONI Sidoarjo periode 2025-2029.

"Saya mengucapkan terima kasih kepada pengurus Kabupaten Sidoarjo yang telah melaksanakan serangkaian proses penjaringan dan pendalaman sehingga agenda pelantikan ini dapat terlaksana dengan baik," katanya.

Rafi Wibisono menyampaikan apresiasi atas peluang yang diberikan kepada generasi muda untuk berkontribusi dan memegang peran kepemimpinan. Generasi muda bukan sekadar pelengkap organisasi, melainkan investasi masa depan yang perlu dibimbing serta diberi ruang untuk berkembang.

KONI Sidoarjo berkomitmen untuk merealisasikan rencana kerja strategis melalui program "Atlet Unggul dan Sidoarjo Juara". Itu merupakan visi strategis KONI Sidoarjo untuk empat tahun ke depan. Konsep Atlet Unggul mengintegrasikan pembinaan berjenjang dengan peningkatan kesejahteraan atlet. 
Sebagai upaya berkelanjutan dalam mencapai prestasi, KONI Sidoarjo berkomitmen mengoptimalkan pembinaan sejak usia dini hingga muda. Serta, menjamin pemenuhan kesejahteraan bagi para atlet berprestasi.

"Program pembinaan berjenjang ini dilaksanakan sebagai bentuk persiapan menuju Porprov 2027. Bagi para atlet berprestasi, kami berkomitmen untuk mengupayakan pemberian bonus, beasiswa pendidikan, serta jaminan pengembangan karier dan kesejahteraan masa depan mereka," ungkap Rafi Wibisono. 

KONI Sidoarjo juga berkomitmen untuk senantiasa bersinergi dengan pemerintah, BUMN, dan BUMD dalam mempersiapkan serta menjamin kesejahteraan atlet berprestasi. Peningkatan kualitas pelatih juga menjadi pilar utama dalam program Atlet Unggul dan Sidoarjo Juara.

Mengapa? Karena prestasi tidak hanya lahir dari atlet-atlet yang kompeten, tetapi juga dari dukungan para pelatih yang hebat.
"Sidoarjo Juara" memiliki arti bahwa KONI Sidoarjo telah memiliki target terukur. Seperti pada persiapan Porprov 2027 mendatang, Sidoarjo harus bisa masuk dalam urutan 2 besar. 

"Sidoarjo merupakan pusat pembibitan atlet potensial. Kita harus optimistis dalam meraih prestasi puncak. Untuk mewujudkannya, diperlukan dukungan penuh dari pemerintah serta kontribusi CSR. Mengingat, KONI tidak dapat mengupayakan pencapaian gelar juara dan kesejahteraan atlet secara mandiri," pungkasnya. (SS)

uzi

uzi

Redaktur / Jurnalis

Berita Terkait

Komentar Warga (0)

Belum ada tanggapan. Jadilah warga pertama yang memberikan komentar!

Tulis Tanggapan Anda

Opini Anda mencerminkan warga yang cerdas. Komentar spam/SARA akan dimoderasi.